Laman

Kamis, 11 Juli 2013

Sektor Properti Lanjutkan Penguatan, IHSG Sesi I Ditutup Naik 2,43%

IHSG Sesi I Ditutup Naik 2,43%, Sektor Properti Lanjutkan PenguatanIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada  perdagangan pagi ini tercatat menguat 1,59% ke level 4549,990. Sedangkan indeks saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat menguat 2,10% ke level 760,685.

Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 1,1 miliar lot saham senilai Rp 1,4 triliun dengan total transaksi sebanyak 38116 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 177 naik, 30 saham turun, dan 47 saham tidak berubah.

Penguatan IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor finansial dan properti, dimana masing-masing indeks tercatat naik 2,97% dan 2,42%.

Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan saham sesi I ini tercatat menguat 2,43% ke level 4587,626. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada siang ini tercatat menguat 3,03% ke level 767,587.

Pada penutupan perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 3,2 miliar lot saham senilai Rp 4,0 triliun dengan total transaksi 111075 kali. Pada penutupan perdagangan saham siang ini tercatat sebanyak 201 saham naik, 55 saham turun, dan 64 saham tidak berubah.

Penguatan IHSG pada perdagangan sesi I ini didorong oleh sektor finansial dan properti, dimana masing-masing indeks tercatat naik 3,82% dan 3,35%.

Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan akhir sesi I ini antara lain saham BBTN naik 2,8% ke Rp 1100, saham TOTL naik 2,9% ke Rp 1080, saham INKP naik 3,0% ke Rp 1020, dan saham AUTO naik 0,7% ke Rp 3775.

Saham-saham yang tercatat melemah pada perdagangan akhir sesi I ini antara lain saham ITMG turun 0,8% ke Rp 26300, saham MSKY turun 2,2% ke Rp 2225, saham BORN turun 10,4% ke 345, dan saham SGRO turun 1,9% ke Rp 1530.

Analis Vibiz Research unit dari Vibiz Consulting melihat bahwa IHSG pada perdagangan sesi I hari ini berakhir menguat cukup signifikan, seiring dengan penguatan bursa saham kawasan Asia.

Setelah rebound cukup signifikan kemarin, tampak pada hari ini indeks properti kembali mengalami penguatan yang cukup signifikan. Penguatan paling signifikan hari ini tampak dialami oleh sektor finansial. Hingga sesi I Ini, asing hanya mencatatkan net buy sebesar Rp 26,6 miliar.

Resistance diperkirakan berada di kisaran 4665, sedangkan support berada di kisaran 4400.