Laman

Jumat, 30 Agustus 2013

Dipimpin Sektor Aneka Industri, IHSG Sesi I Berakhir Naik 0,93%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini tercatat menguat 0,90% ke level 4140,711. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat menguat 0,90% ke level 686,106.

IHSG Sesi I Berakhir Naik 0,93%, Dipimpin Sektor Aneka IndustriPada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 968,7 juta lot saham senilai Rp 1 triliun dengan total transaksi sebanyak 44318 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 152 naik, 43 saham turun, dan 64 saham tidak berubah.

Penguatan IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor aneka industri dan industri dasar, dimana masing-masing indeks tercatat naik 2,19% dan 1,72%.

Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan saham sesi I ini tercatat menguat 0,93% ke level 4141,914. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada siang ini tercatat menguat 0,95% ke level 686,451.

Pada penutupan perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 2,7 miliar lot saham senilai Rp 2,8 triliun dengan total transaksi 110571 kali. Pada penutupan perdagangan saham siang ini tercatat sebanyak 180 saham naik, 77 saham turun, dan 66 saham tidak berubah.

Penguatan IHSG pada perdagangan sesi I ini didorong oleh sektor aneka industri dan industri dasar, dimana masing-masing indeks tercatat naik 3,05% dan 3,03%.

Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan akhir sesi I ini antara lain saham AALI naik 6,5% ke Rp 19600, saham INTP naik 3,0% ke Rp 18650, saham LPCK naik 12,0% ke Rp 4900, dan saham LPPF naik 3,7% ke Rp 12650.

Saham-saham yang tercatat melemah pada perdagangan akhir sesi I ini antara lain saham ITMG turun 2,0% ke Rp 29900, saham ADMF turun 3,2% ke Rp 7600, saham UNTR turun 1,3% ke 15800, dan saham BDMN turun 3,1% ke Rp 3925.

Analis Vibiz Research Unit dari Vibiz Consulting melihat bahwa IHSG pada perdagangan sesi I hari ini akhirnya ditutup menguat cukup signifikan.

Saat ini, tampak IHSG masih berada dalam momentum rebound, setelah belakangan telah anjlok sangat tajam. Sentimen negatif secara global tampak juga sudah mereda untuk sementara waktu ini, sehingga IHSG pun mampu pulih.

Resistance diperkirakan berada di kisaran 4230, sedangkan support berada di kisaran 4000 dan 3850.

Kamis, 01 Agustus 2013

Bergerak Fluktuatif, IHSG Sesi I Ditutup Turun Tipis 0,02%

Bergerak Fluktuatif, IHSG Sesi I Ditutup Turun Tipis 0,02%Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini tercatat menguat 0,20% ke level 4619,655. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat menguat 0,06% ke level 772,339.

Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 384,5 juta lot saham senilai Rp 448,2 miliar dengan total transaksi sebanyak 12109 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 106 naik, 36 saham turun, dan 62 saham tidak berubah.

Penguatan IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor tambang dan agri, dimana masing-masing indeks tercatat naik 1,04% dan 1,01%.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan saham sesi I ini tercatat melemah 0,02% ke level 4609,321. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada siang ini tercatat melemah 0,12% ke level 770,965.

Pada penutupan perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 2,6 miliar lot saham senilai Rp 5,5 triliun dengan total transaksi 85661 kali. Pada penutupan perdagangan saham siang ini tercatat sebanyak 102 saham naik, 109 saham turun, dan 102 saham tidak berubah.

Pelemahan IHSG pada perdagangan sesi I ini didorong oleh sektor keuangan dan industri dasar, dimana masing-masing indeks tercatat turun 1,21% dan 0,19%.

Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan akhir sesi I ini antara lain saham ITMG naik 3,1% ke Rp 24950, saham UNVR naik 1,4% ke Rp 32250, saham UNTR naik 1,8% ke Rp 17100, dan saham INKP naik 21,2% ke Rp 1260.

Saham-saham yang tercatat melemah pada perdagangan akhir sesi I ini antara lain saham BDMN turun 13,0% ke Rp 4525, saham MYOR turun 1,6% ke Rp 31500, saham HEXA turun 5,5% ke 4725, dan saham INDS turun 7,8% ke Rp 2950.

Analis Vibiz Research Unit dari Vibiz Consulting melihat bahwa IHSG pada perdagangan sesi I hari ini akhirnya ditutup melemah tipis.

Tampaknya hasil pertemuan dari The Fed kurang memuaskan bagi para investor, dimana belum ada indikasi yang jelas mengenai rencana penarikan stimulus The Fed. Seiring dengan minimnya sentimen, tampaknya IHSG masih akan bergerak terbatas pada sisa perdagangan hari ini.

Resistance diperkirakan berada di kisaran 4770, sedangkan support berada di kisaran 4570.a