Laman

Selasa, 29 Oktober 2013

Cenderung Flat, Indeks Hang Seng Sesi I Naik Tipis

Berita indeks dari bursa saham Hong Kong untuk perdagangan kemarin memang ditutup mengalami kenaikan. Seperti prediksi sebelumnya, bursa saham Hong Kong menunjukan situasi yang positif dimana mayoritas saham-saham unggulan mengalami kenaikan. Naiknya pergerakan bursa juga ditopang oleh optimisme pasar mengenai ekonomi China yang diperkirakan terus mengalami pemulihan.

Indeks Hang Seng ditutup naik 0,68% menjadi 22806,58 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami kenaikan sebesar 69,6 poin menjadi 22808 basis poin dengan level support sebesar 22635 poin dan level resistant sebesar 22978 poin.

Saham-saham yang mengalami kenaikan diantaranya ialah saham CCB naik 1,05% menjadi 5,77 hkd, saham Cosco Pasific naik 1,3% menjadi 10,92 hkd, saham China Coal Energy naik 0,21% menjadi 4,67 hkd dan saham Ping An Insurance naik 1,67% menjadi 58 hkd.

Sementara itu pada perdagangan sesi I hari ini (29/10) bursa saham Hong Kong tercatat mengalami kondisi flat. Pasca mengalami kondisi rebound selama dua hari perdagangan terakhir, akhirnya bursa tidak kuat dalam menahan serangan aksi profit taking. Apalagi disaat yang bersamaan investor belum berani mengambil langkah lebih jauh seiring dengan akan adanya rapat Fed yang akan dilangsungkan malam ini.

Indeks Hang Seng sesi I naik tipis 0,02% menjadi 22811,22 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami kenaikan sebesar 46,6 poin menjadi 22858 basis poin dengan level support sebesar 22692 poin dan level resistant sebesar 22981 poin.

Saham-saham yang mengalami kenaikan diantaranya ialah saham HSBC Holdings naik 0,18% menjadi 85,3 hkd, saham Hang Seng Bank naik 0,63% menjadi 127,9 hkd, saham Henderson land naik 0,44% menjadi 46,1 hkd dan saham CLP Holdings naik 0,57% menjadi 62,05 hkd.

Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting memprediksi bahwa pergerakan bursa saham Hong Kong untuk perdagangan hari ini diperkirakan akan ditutup flat. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan mengalami kondisi menurun tipis mengingat minimnya faktor fundamental yang mempengaruhi perdagangan pada hari ini.

Senin, 21 Oktober 2013

Indeks Hang Seng Sesi I Masih Bertahan di Tren Positif

Kabar index Hang Seng pada perdagangan di bursa saham Hong Kong pagi hari ini terjadi kenaikan yang cukup signifikan (21/10). Bursa saham menguat setelah pada akhir perdagangan pekan lalu bursa saham Wall Street juga membukukan kenaikan. Menguatnya bursa AS akhir minggu kemarin didorong oleh laporan keuangan yang solid dari saham-saham seperti Google. General Electric dan Morgan Stanley. Indeks S&P 500 mengalami kenaikan hingga mencapai rekor tertingginya.

Bursa saham Hong Kong pagi hari ini tampak terangkat di tengah sentimen pasar yang sedang positif. Para investor tampak melakukan aksi beli yang cukup solid pada sesi perdagangan di bursa Asia hari ini.

Saham-saham yang mengalami peningkatan pada perdagangan Senin pagi ini sebagian besar berasal dari sektor lapis biru. Saham Cheung Kong terpantau membukukan kenaikan sebesar 0.5 hkd menjadi 123.7 hkd. HSBC membukukan peningkatan sehat sebesar 1.15 hkd ke level 85.2 hkd. Hang Seng Bank Ltd. menguat 0.9 hkd menjadi 128.5 hkd.

Pada perdagangan sesi I hari ini (21/10) bursa saham Hong Kong tercatat mengalami kenaikan. Kenaikan pergerakan bursa dinilai cukup stabil sejak pagi tadi dan berhasil bertahan di kisaran tertingginya dalam sebulan terakhir. Penguatan pergerakan bursa dipicu oleh adanya sebuah sentimen positif dari kenaikan bursa Amerika Serikat yang ditopang oleh kenaikan indeks S&P 500 yang menyentuh rekor tertingginya.

Indeks Hang Seng sesi I naik 0,48% menjadi 23451,59 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami kenaikan sebesar 167 poin menjadi 23465 basis poin dengan level resistant sebesar 23151 poin dan level resistant 23609 poin.

Saham-saham yang mengalami kenaikan diantaranya ialah saham Li & Fung naik 0,93% menjadi 10,88 hkd, saham China Unicom naik 1,74% menjadi 12,9 hkd, saham Petrochina naik 0,11% menjadi 9,1 hkd dan saham Lenovo Group naik 1,49% menjadi 8,19 hkd.

Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting memprediksi bahwa pergerakan bursa saham Hong Kong untuk perdagangan hari ini diperkirakan akan masih berpeluang mengalami kenaikan dan tidak menutup kemungkinan akan melewati level 23500 basis poin. Sokongan utama bagi pergerakan bursa masih didominasi oleh kenaikan harga mayoritas emiten unggulan jelang momentum rilisnya laporan keuangan kuartalan.

Jumat, 18 Oktober 2013

IHSG Sesi I Ditutup Turun 0.13%

Berita indeks seputar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada  perdagangan pagi ini tercatat menguat 0.13% ke level 4524.761. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat menguat 0.09% ke level 762.577.

Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 610,7 juta lot saham senilai Rp 440.3 miliar dengan total transaksi sebanyak 12281 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 86 naik, 30 saham turun, dan 79 saham tidak berubah.

Penguatan IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor industri dasar dan properti, dimana masing-masing indeks tercatat naik 1.02% dan 0.48%.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan saham sesi I ini tercatat melemah 0.13% ke level 4513.134. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada siang ini tercatat melemah 0.29% ke level 759.725.

Pada penutupan perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 2.4 miliar lot saham senilai Rp 2.2 triliun dengan total transaksi 72817 kali. Pada penutupan perdagangan saham siang ini tercatat sebanyak 101 saham naik, 91 saham turun, dan 117 saham tidak berubah.

Pelemahan IHSG pada perdagangan sesi I ini didorong oleh sektor aneka industri dan infrastruktur, dimana masing-masing indeks tercatat turun 1.11% dan 0.82%.

Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan akhir sesi I ini antara lain saham INTP naik 1.6% ke Rp 19550, saham NIPS naik 2.4% ke Rp 10550, saham BTPN naik 5.0% ke Rp 4200, dan saham HRUM naik 4.1% ke Rp 3200.

Saham-saham yang tercatat melemah pada perdagangan akhir sesi I ini antara lain saham ICBP turun 2.2% ke Rp 10900, saham PGAS turun 2.8% ke Rp 5300, saham IBST turun 2.4% ke 6050, dan saham TOWR turun 2.7% ke Rp 2725.

Analis Vibiz Research Unit dari Vibiz Consulting melihat bahwa IHSG pada perdagangan sesi I hari ini akhirnya ditutup negatif, setelah sempat menguat pagi tadi.

Setelah masalah anggaran pemerintah AS terselesaikan dan AS terhindar dari ancaman gagal bayar, tampaknya investor kembali kehilangan arahan akibat minimnya sentimen yang kuat sementara waktu ini. Untuk itu, pergerakan IHSG kemungkinan cenderung untuk terbatas pada sisa perdagangan hari ini.

Resistance diperkirakan berada di kisaran 4550, sedangkan support berada di kisaran 4375.

Senin, 07 Oktober 2013

IHSG Sesi I Akhirnya Ditutup Negatif

Kabar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada  perdagangan pagi ini tercatat menguat 0.32% ke level 4403.212. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat menguat 0.30% ke level 735.103.

Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 241.6 juta lot saham senilai Rp 298.2 miliar dengan total transaksi sebanyak 6843 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 96 naik, 28 saham turun, dan 65 saham tidak berubah.

Penguatan IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor tambang dan agri, dimana masing-masing indeks tercatat naik 1.18% dan 1.10%.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada  perdagangan pagi ini tercatat melemah 0.14% ke level 4382.993. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat melemah 0.11% ke level 732.095.

Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 2.0 miliar lot saham senilai Rp 2.0 triliun dengan total transaksi sebanyak 63085 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 94 naik, 109 saham turun, dan 96 saham tidak berubah.

Pelemahan IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor properti dan infrastruktur, dimana masing-masing indeks tercatat turun 1.52% dan 0.93%.

Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan pagi ini antara lain saham ITMG naik 2.3% ke Rp 28400, saham IBST naik 4.1% ke Rp 6350, saham KKGI naik 7.5% ke Rp 2150, dan saham EMTK naik 2.9% ke Rp 5400.

Saham-saham yang tercatat melemah pada perdagangan pagi ini antara lain saham LPPF turun 4.8% ke Rp 10900, saham LPCK turun 2.9% ke Rp 5100, saham MAPI turun 2.4% ke Rp 6050, dan saham ADHI turun 5.9% ke Rp 1930.

Analis Vibiz Research Unit dari Vibiz Consulting melihat bahwa IHSG pada perdagangan pagi ini tampak berakhir negatif, setelah sempat mengalami penguatan pagi tadi.

Tampak IHSG akhirnya tak mampu menahan sentimen negatif melemahnya bursa saham kawasan Asia, dimana secara umum sentimen negatif dari isu gejolak politik AS masih sangat dominan saat ini. Dengan begitu, untuk sesi II IHSG diperkirakan masih rawan untuk melemah.

Resistance diperkirakan berada di kisaran 4550, sedangkan support berada di kisaran 4375.