Laman

Senin, 07 Oktober 2013

IHSG Sesi I Akhirnya Ditutup Negatif

Kabar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada  perdagangan pagi ini tercatat menguat 0.32% ke level 4403.212. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat menguat 0.30% ke level 735.103.

Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 241.6 juta lot saham senilai Rp 298.2 miliar dengan total transaksi sebanyak 6843 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 96 naik, 28 saham turun, dan 65 saham tidak berubah.

Penguatan IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor tambang dan agri, dimana masing-masing indeks tercatat naik 1.18% dan 1.10%.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada  perdagangan pagi ini tercatat melemah 0.14% ke level 4382.993. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat melemah 0.11% ke level 732.095.

Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 2.0 miliar lot saham senilai Rp 2.0 triliun dengan total transaksi sebanyak 63085 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 94 naik, 109 saham turun, dan 96 saham tidak berubah.

Pelemahan IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor properti dan infrastruktur, dimana masing-masing indeks tercatat turun 1.52% dan 0.93%.

Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan pagi ini antara lain saham ITMG naik 2.3% ke Rp 28400, saham IBST naik 4.1% ke Rp 6350, saham KKGI naik 7.5% ke Rp 2150, dan saham EMTK naik 2.9% ke Rp 5400.

Saham-saham yang tercatat melemah pada perdagangan pagi ini antara lain saham LPPF turun 4.8% ke Rp 10900, saham LPCK turun 2.9% ke Rp 5100, saham MAPI turun 2.4% ke Rp 6050, dan saham ADHI turun 5.9% ke Rp 1930.

Analis Vibiz Research Unit dari Vibiz Consulting melihat bahwa IHSG pada perdagangan pagi ini tampak berakhir negatif, setelah sempat mengalami penguatan pagi tadi.

Tampak IHSG akhirnya tak mampu menahan sentimen negatif melemahnya bursa saham kawasan Asia, dimana secara umum sentimen negatif dari isu gejolak politik AS masih sangat dominan saat ini. Dengan begitu, untuk sesi II IHSG diperkirakan masih rawan untuk melemah.

Resistance diperkirakan berada di kisaran 4550, sedangkan support berada di kisaran 4375.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar