Laman

Rabu, 19 Juni 2013

Jelang Pertemuan The Fed Wall Street Berakhir Menguat


Pada penutupan perdagangan di bursa saham AS dini hari tadi terjadi kenaikan yang cukup signifikan (19/06). Wall Street berakhir menguat untuk dua hari berturut-turut, mendorong indeks S&P 500 mencapai level tertinggi di bulan Juni. Para investor masih menantikan hasil resmi kebijakan moneter The Fed untuk memperoleh arahan mengenai rencana bank sentral tersebut untuk stimulus.

Saham General Electric Co. dan Verizon Communications Inc. mengalami rally masing-masing setidaknya 1.7 persen. Rally kedua perusahaan ini menjadi pendorong kenaikan saham-saham berkapitalisasi besar. Saham Flir Systems Inc. tampak mengalami kenaikan 6.2 persen setelah Raymond James & Associates Inc. menaikkan ratingnya menjadi ‘strong buy’.

Saham Walter Energy Corp. tampak mengalami kenaikan yang luar biasa tanam. Saham perusahaan berbasis energi ini melonjak 17 persen setelah Morgan Stanley mengatakan bahwa saham perusahaan baru bara ini bisa menguat hingga tiga kali lipat harga saat ini. Sementara itu saham Hormel Foods Corp. mengalami penurunan sebesar 3.6 persen setelah perusahaan menurunkan proyeksi keuntungan di tahun 2013 ini. Demikian berita saham pada hari itu,

Indeks saham bercakupan luas S&P 500 mengalami kenaikan 0.8 persen dan ditutup pada posisi 1651.81 poin dini hari tadi. Selama dua hari berturut-turut saham ini telah mengalami kenaikan sebesar 1.5 persen. Sementara itu indeks Dow Jones tampak mengalami peningkatan sebesar 138.38 poin atau setara dengan 0.9 persen dan ditutup pada posisi 15318.23 poin.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan bursa saham AS masih akan cenderung mengalami kondisi yang sideways. Para pelaku pasar akan mendapat arahan dari hasil pertemuan The Fed yang dijadwalkan akan diumumkan Kamis malam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar