Laman

Selasa, 25 Juni 2013

Wall Street Kembali Loyo, Sulit Untuk Rebound

Bursa saham Amerika Serikat untuk perdagangan yang berlangsung kemarin memang tercatat mengalami kenaikan setelah terpuruk dalam dua hari dari perdagangan sebelumnya akibat dampak dari pernyataan Gubernur Fed, Ben Bernanke yang akan menarik kebijakan stimulus. Pada perdagangan hari ini, beberapa sektor mengalami kenaikan seperti saham-saham dari produk toiletries sampai dengan saham-saham teknologi.

Sementara itu Indeks Dow Jones naik 0,38% menjadi 14382 basis poin, indeks Nasdaq 100 naik 0,23% menjadi 2893 basis poin dan indeks S&P 500 naik 0,39% menjadi 1590 basis poin.

Namun untuk perdagangan yang berlangsung pada hari ini (24/6) bursa saham Amerika Serikat dibuka melemah. Penurunan pergerakan bursa ini dipicu oleh adanya sebuah imbas negatif dari anjloknya bursa saham di China sebesar 5% untuk perdagangan hari ini akibat proyeksi Goldman Sachs yang menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi China untuk tahun ini akan sebesar 7,4% atau menurun dibandingkan prediksi di awal tahun yang sebesar 7,8%.

Sementara itu Sentimen negatif lainnya ialah mengenai kebijakan Fed terhadap proyeksi ekonomi AS dalam jangka pendek yang dinilai sulit untuk terealisasi seperti naiknya tingkat GDP dan turunnya tingkat pengangguran ditengah ketidakjelasan kebijakan stimulus ekonomi yang rencananya akan dikurangi jumlahnya.

Indeks Dow Jones melemah 0,82% menjadi 14590 basis poin, indeks Nasdaq 100 turun 0,52% menjadi 2850 basis poin dan indeks S&P 500 turun 0,71% menjadi 1572,9 basis poin.

Saham-saham yang mengalami pelemahan diantaranya ialah saham Bank of America melemah 2% menjadi 12,43 dollar, saham Citigroup melemah 1,8% menjadi 46,03 dollar, saham Deere turun 2,4% menjadi 80,5 dollar dan saham Allergan melemah 4% menjadi 89 dollar.

Bagi bursa saham AS, perdagangan pada hari ini terbilang masih cukup berat untuk kembali ke tren bullish. Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting memperkirakan pergerakan melemah akan masih terjadi terutama indeks S&P. Negatifnya bursa saham global hari ini juga akan menjadi sinyal yang negatif bagi bursa saham AS.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar